Buku ini memuat doa-doa harian yang telah disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan anak. Hal yang menarik dari buku doa ini adalah penggunaan dwi bahasa: Indonesia dan Inggris, sehingga memungkinkan anak untuk belajar berdoa bukan hanya menggunakan bahasa Indonesia melainkan juga dengan bahasa Inggris.
Youcat Indonesia-Katekismus Populer, yang ditulis dalam gaya bahasa orang muda, berisi tentang keseluruhan Iman Katolik seperti yang disampaikan dalam buku KGK, tanpa bermaksud menambahkan apa yang telah tertulis didalamnya.
Buku ini dapat menjadi teman setia adik-adik Misdinar dalam mempelajari liturgi, berlatih, dan melaksanakan tugas-tugas pelayanan altar.
Buku Latihan Rohani merupakan panduan untuk mengadakan latihan rohani selama retret, tepatlah kalau dikatakan bahwa buku ini tidak dimaksudkan sebagai buku "bacaan rohani", melainkan suatu panduan untuk menolong "pemberi retret", yang membimbing orang yang mengadakan latihan rohani selama retret.
Dalam buku ini, para penulis ingin menekankan usaha orang muda Katolik (OMK) stasi Kebangkitan Kristus Krian, dalam mengenali belas kasih Allah melalui pengalaman sehari-hari. Hal ini sesuai dengan Tahun Yubileum Kerahiman yang dicanangkan oleh Paus Fransiskus. Usaha mengenali belas kasih Allah merupakan "gerak ke dalam diri" untuk mengetahui dan memahami iman.
Bunda Maria menjadi penolong kita dalam mengimani Putranya. Peranan Bunda Maria tersebut dapat kita telusuri melalui rekam jejaknya dalam mengimani Putranya, yang bisa kita hayati sebagai Jakan Cinta Bunda Maria. Jalan Cinta Bunda Maria menunjukkan betapa teguhnya perjuangan Bunda Maria dalam mengikuti Putranya.
Buku ini hadir untuk membantu para pembaca Kitab Suci dalam memahami dan menangkap pesan Yesus, terutama dalam Matius 4-10. Perkataan-perkataan Yesus dalam Matius 4-10 didalami dalam terang teks-teks Kitab Suci yang lain dengan tujuan untuk menangkap pesannya dalam konteks keseluruhan isi Kitab Suci itu sendiri.
"Go in Peace" merangkum ajaran Yohanes Paulus II selama lebih dari dua dasawarsa-tentang doa, pengampunan, iman, moralitas, keluarga, penderitaan, kebahagiaan, perdamaian.
Pelayanan konseling memiliki posisi penting dalam gereja. Sayangnya, pelayanan ini sering "dianaktirikan" dan dipandang sebelah mata. Padahal, melalui pelayanan konselinglah kita akan menemukan akar permasalahan yang menghambat pertumbuhan umat dalam mengenal dan menyerap kebenaran firman Allah.