Bakti Sejati mendorong umat beriman untuk membaharui janji baptisnya setiap hari dan untuk melaksanakannya "melalui tangan Maria". Tulisan Montfort ini seakan-akan menambahkan suatu spiritualitas kepada ajaran Gereja tentang pembaptisan.
Pada tahun 1971, Paus Paulus VI menerbitkan sebuah dokumen Ajaran Sosial Gereja, yang berjudul "Octogesima Adveniens". Di dalam dokumen tersebut Paus membahas sekitar sepuluh masalah sosial, yang dinilainya mendesak untuk diatasi oleh seluruh masyarakat pada saat itu. Salah satu dari masalah tersebut adalah masalah rusaknya lingkungan hidup.
Dalam buku ini dijelaskan mengenai liturgi Sakramen Baptis.
Buku ini menyediakan bahan Katekese Liturgi seputar Tata Perayaan Perkawinan..
Buku ini memuat sharing pengalaman hidup Romo Fanny selama menghadapi sakit yang diderita.
Buku yang disusun oleh Komisi Liturgi KAS ini tidak dimaksudkan sebagai edisi resmi Gereja, melainkan sebagai bantuan bagi para pemimpin perayaan Ekaristi atau ibadat dalam rangka peringatan arwah.
Buku Seri Katekese Liturgi ini merupakan pengolahan secara baru atas bahan-bahan buku Bulan Katekese Liturgi (BKL) yang diterbitkan oleh Komisi Liturgi Keuskupan Agung Semarang selama 20 tahun, yakni dari tahun 1999 sampai dengan 2018. Pada ulang tahun ke-20 dari BKL inilah, Komisi Liturgi KAS ingin mempersembahkan sebuah terbitan dalam bentuk seri, yang berisi katekese liturgi yang khas. Kekha…
Dalam Surat Kepada Para Imam yang ditulis pada Kamis Putih tahun 2002, Santo Yohanes Paulus II mengajak Para Imam untuk "Dengan penuh sukacita dan rasa percaya, marilah kita menghidupkan kembali Sakramen (Tobat) ini. Marilah kita mengalaminya sekali lagi, terutama untuk diri kita sendiri, sebagai sesuatu yang benar-benar kita butuhkan dan sebagai rahmat yang selalu kita cari"
Dokumen "Laudato Si" memuat ajaran Paus Fransiskus tentang lingkungan hidup, menanggapi rusaknya lingkungan hidup yang memprihatinkan seluruh umat manusia. Dokumen "Amoris Laetitia" memuat ajaran Paus Fransiskus tentang perkawinan dan keluarga, sebagai rangkuman atas hasil dua Sinode Para Uskup Sedunia yang dilaksanakan pada akhir tahun 2014 dan akhir tahun 2015.