Ringkasan Sejarah Filsafat berusaha untuk melukiskan perkembangan sejarah filsafat barat, mulai dengan lahirnya pemikiran filosofis di Yunani sampai dengan abad 19. Maksud buku ialah memungkinkan suatu perkenalan pertama dengan sejarah filsafat.
Sikap mempengaruhi setiap aspek kehidupan kita dari cara kita menangani stres hingga bagaimana kita berkomunikasi di tempat kerja. Cara kita memandang kesulitan dan masalah dapat menunjukkan perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.
Rasa prihatin atas kondisi pendidikan di Indonesia yang tidak kurang parah dibandingkan dengan parahnya kondisi sosial, politik, dan ekonomi, serta didorong oleh rasa tanggung jawabnya dan hasrat untuk ikut memperbaiki kondisi pendidikan kita, menjadi langkah awal bagi terbitnya buku ini.
Buku berjudul Berkomunikasi Dalam Gereja secara gamblang memaparkan visi dan misi Gereja atas komunikasi; ditulis oleh seorang pakar dan praktisi berpengalaman di bidang komunikasi. Di Indonesia, kita hidup dalam masyarakat yang majemuk. SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) beraneka ragam. Komunikasi yang sehati-dinamis pasti akan sangat relevan bila dilaksanakan, untuk dapat terus mengem…
Buku Faith Facts 2 memberikan informasi yang jelas tetapi ringkas tentang topik-topik khas Katolik seperti perkawinan, Kitab Suci, dan Perayaan Ekaristi.
Tegasnya, semua teologi adalah teologi lokal, entah teologi dalam bentuk tradisi biblis, ajaran konsili maupun ajaran Magisterium Gereja. Teologi lokal, refleksi ilmiah mengenai bagaimana umat setempat menanggapi kehadiran Allah yang menawarkan keselamatan dalam konteks hidupnya yang aktual dan konkret.
Secara rohani, isi warkat ensiklik sudah mulai hidup di tengah umat umpamanya dalam gerakan pembaharuan liturgi oleh Aksi Katolik yang berkembang dimana-mana. Ensiklik ini ditujukan terutama kepada uskup-uskup di seluruh dunia untuk menghibur umatnya dan memberikan pengharapan serta kekuatan baru kepada mereka.
Buku sederhana ini berusaha menjelaskan arti beberapa tanda lambang, gerak isyarat, sikap dan perbuatan dalam ibadat, khususnya Misa Kudus. Sebab dengan mengerti kita akan lebih menghayati, sehingga hati dan bibir, jiwa dan badan kita serentak menghadap, bersyukur, dan memuji Tuhan.
Kata-kata mutiara memang merupakan hasil pengalaman renungan, penemuan olah jiwa laku batin serta latihan spiritualitas yang sangat intens oleh pelakunya (para ahli, tokoh, sujana, sarjana) yang berusaha memahami arti hidup ini.