Buku ini memuat sharing pengalaman hidup Romo Fanny selama menghadapi sakit yang diderita.
Bunga rampai refleksi teologis ini terletak dalam ikhtiar para penulis untuk menatap realitas konkret dan menganalisisnya dengan seperangkat pitanti teologi kristen.
Buku ini adalah ikhtiar memahami Tuhan dan juga agama dari sudut pandang iman yang dihayati secara dialogis. Dengannya Tuhan dimengerti dan dapat ditemui dengan leluasa, dalam ruang bebas yang terbuka bagi manusia.
Setiap orang ingin bebas dari derita. Bagaimana caranya? Tapak-Tapak Derita - Tapak-Tapak Cinta menyajikan suatu inspirasi bagi kita bagaimana caranya kita dapat menghayati penderitaan; suatu hal yang membebani manusia menjadi suatu yang membebaskan, suatu pengalaman pahit menjadi pengalaman yang manis dan menyenangkan. Refleksi ini diangkat dari pengalaman hidup sehari-hari St. Teresia dari Li…
Problematik keadilan memang pelik. Ia sulit dipecahkan kalau dipersoalkan. Kendati demikian, adalah tetap menjadi kewajiban bagi orang Kristen untuk mencari keadilan. Karena sesungguhnya pekerjaan mencari keadilan merupakan tugas profetis. Paling kurang lewat refleksi.
Oleh sebuah lembaga yang kurang lebih berfungsi sebagai penjaga gawang ajaran dan iman Kristiani di Vatikan, pandangan-pandangan Anthony de Mello dianggap sebagai menyimpang dari dogma Kristiani. Gereja Indonesia belum mengambil sikap tegas terhadapnya, sementara kebanyakan orang Kristiani yang membaca buku-bukunya justru merasa senang dan bersyukur karena menemukan sumur rohani dengan air jern…
Buku ini mulai dengan hal yang mendasar, "Memelihara dan Memberi Makan Jiwa Anda", kemudian mengajak kita maju dengan arah yang sederhana serta jelas dan menemukan apa yang sangat diinginkan oleh jiwa kita masing-masing. Kita belajar lagi cara mengalami rasa kagum dan kegembiraan dalam hidup sehari-hari, kita menemukan bahwa "Berlibur Rohani" itu bukan barang yang mustahil bahkan dalam saat-saa…
Buku ini berisi kumpulan artikel penulis yang pernah dimuat di harian The Jakarta Post. Melalui buku ini, penulis mengajak kita untuk tidak terpaku pada apa saja yang tertulis, terdengar, terbaca, atau apa saja yang terindra. Selalulah bersikap kritis! Hanya dengan menyadari kearifan kita untuk hidup di saat ini dengan melepaskan kemelekatan-kemelekatan dan ilusi masa lalu maupun masa datang, k…
Saudara dan saudari terkasih, biarkanlah anda menjadi pembawa air ke gurun gersang yang luas, satu sumber air kecil. Manusia-manusia sederhana dan baik adalah satu-satunya paru-paru. Darinya, bumi kita masih bisa memperoleh udara segar, semangat, dan kepercayaan.
Buku ini ditulis tidak untuk memberi petunjuk atau pengarahan, melainkan untuk memberi penyadaran. Ketika anda mulai memahami cerita-cerita dan kebijaksanaan perjuangan Sang Guru di dalamnya, anda akan menjadi lain, menjadi berubah dan sekaligus menjadi sadar. Diubah tanpa usaha untuk berubah sedikitpun, diubah hanya menyadari kenyataan, itulah inti kebijaksanaan.