Teologi historis/sejarah misi ini ditempatkan dalam konteks teologi, budaya dan sekular dari masing-masing tempat dan zaman. Ini adalah sebuah karya teologi yang disusun dengan "imajinasi misioner", karena dari awal hingga akhir bukunya, Bevans dan Schroeder saling menjalinkan relasi antara misiologi, teologi sistematis dan teologi historis.
Buku ini secara keseluruhan membahas mengenai refleksi tentang bagaimana misi Kristen di era modern harus selalu seimbang antara semangat keterbukaan (dialog) dengan panggilan untuk mengadvokasi perubahan sosial berdasarkan prinsip-prinsip Injil (profetisme). Buku ini sangat relevan bagi mereka yang ingin memahami bagaimana gereja dapat terlibat secara efektif dalam dunia yang semakin kompleks …
Bevans menunjuk enam penggunaan dasar dari paham kontekstualisasi itu dan mengelompokkannya sebagai model. Ia kemudian memaparkan seorang teolog dari belahan bumi utara dan selatan, yang menjadi contoh dari setiap model dan menyelisik perbedaan-perbedaan yang ada di antara mereka. Bagi Bevans, teologi itu mesti kontekstual karena perbedaan-perbedaan budaya sedemikian melekat erat dengan kodrat …