Buku ini menitikberatkan ulasannya pada tegangan antara remaja sebagai sumberdaya sekaligus subyek yang sedang dalam kepungan berbagai ancaman dan kiat-kiat pastoral yang perlu dilakukan agar remaja memiliki fondasi yang mantap dan kekuatan yang memadai untuk membangun hidupnya dalam Kristus.
Buku ini ingin mengajak kita untuk pertama-tama bertanya pada diri sendiri. Barangkali perayaan liturgi tidak menyentuh justru terutama disebabkan oleh faktor diri kita sendiri. Mungkin kita kurang menyiapkan diri, atau iman kita sedang loyo.
Dengan bahasa yang sederhana dan contoh-contoh yang jelas, kita akan dibantu untuk mengerti makna dan peranan musik dan nyanyian liturgi, cara memilih nyanyian liturgi yang baik, dan peranan para pelayan musik liturgi.
Buku pedoman ini pertama-tama bertujuan pastoral, yakni memberi pegangan dan membantu umat, para pemimpin dan petugas liturgi untuk lebih memahami dan menghayati makna misteri perayaan Natal dan Paskah.
Dengan syair dan melodi yang dipilih berdasarkan ketentuan liturgi yang ada, diharapkan perayaan Ekaristi Kaum Muda semakin hidup, dinamis, dan sungguh mampu mewujudkan perayaan misteri keselamatan Allah bagi kita.
Buku ini merupakan catatan-catatan penting tentang musik Liturgi Gereja Katolik yang diinspirasi dari pengalaman penulis serta rekan-rekan saat melayani sebagai anggota paduan suara dalam berbagai perayaan Liturgi selama ini.